Menghapus Virus shortcut Harry Potter …lnk, Microsoft

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Anda yang komputernya (khususnya yang pake windows XP) terserang virus / malware shortcut folder harry potter …lnk, microsoft, new folder Insya Allah langkah-langkah yang akan saya berikan dibawah ini bisa membantu mengatasinya. Menurut hipotesis saya cara kerja virus / malware ini sebagai berikut : * Virus / malware ini akan meletakkan file database.mdb, thumb.db, Autorun.inf, shortcut folder harry potter ….lnk, shortcut folder microsoft, dan shortcut folder new folder pada my document. * Virus / malware ini akan mengaktifkan file wscript.exe dan file thumb.db yang berada pada folder system32 pada folder windows untuk menjalankan file database.mdb pada my document. * Shortcut folder-folder tadi akan berkaitan dengan file thumb.db. * Jika anda membuka shortcut folder-folder tadi maka akan mengaktifkan file wscript.exe dan file thumb.db dan akan membuat duplikat shortcut folder yang ada pada komputer anda, file thumb.db dan file autorun.inf di seluruh drive C. * Jika komputer anda terkena virus / malware ini maka seluruh drive C : anda akan terdapat duplikat shortcut folder yang ada pada komputer anda, file thumb.db dan file autorun.inf. Juga akan menscan drive A, CD ROM, flashdisk dan jaringan anda sebagai media penyebaran virus / malware ini. Ada 2 metode untuk menghapus virus tersebut. Metode 1 dengan menggunakan Antivirus yang terupdate. Antivirus yang sudah bisa mengenali virus tersebut (Penulis cuma mempunyai 3 antivirus ini) yaitu :

1. AVG : mendeteksinya sebagai VBS Worm. AVG akan menghapus semua duplikat shortcut folder dan file-file utama virus tadi.

2. Norton Antivirus 2009 : mendeteksinya sebagai VBS Runauto. Norton akan menghapus file thumb.db di seluruh drive C. Anda bisa menghapus file Autorun.inf dan semua duplikat shortcut folder secara manual.

3. Antivir Avira Premium : mendeteksinya sebagai malware DR/Agent.JP.

4. Antivir akan menghapus file thumb.db di seluruh drive C.

Anda bisa menghapus file Autorun.inf dan semua duplikat shortcut folder secara manual. Metode 2 dengan cara manual.

1. Matikan system Restore.

2. Matikan proses virus wscript.exe dengan menggunakan tool CProcess / CurrProcess (anda bisa download melalui google). Jalankan CProcess, cari pada tab process name wscript.exe kemudian klik kanan dan klik kill selected procesess.

3. Buka windows explorer, klik menu tool option, folder option, view, klik show hidden files and folders, klik / hapus tanda centang pada Hide extensions for known file types dan juga Hide protected operating system files.Klik OK.

4. Buka my documents. Hapus file database.mdb.

5. Klik tombol Search. Klik All Files and Folders. Pada bagian All or part of the file name ketik : thumb.db, pada bagian Look in klik my computer. Hapus semua file yang telah ditemukan. Ulangi langkah di atas dan hapus semua file yang ditemukan lagi.

6. Klik tombol Search. Klik All Files and Folders. Pada bagian All or part of the file name ketik : Autorun.inf, pada bagian Look in klik my computer. Hapus semua file yang telah ditemukan. Ulangi langkah di atas dan hapus semua file yang ditemukan lagi.

7. Pada langkah 6 sebenarnya virus sudah hilang atau tidak aktif lagi tapi masih ada sisa shortcut duplikat folder yang dibuat oleh virus/malware tadi. 8. Kalau anda ingin menghilangkannya juga, anda harus hati-hati sekali antara shortcut yang dibuat oleh virus dengan shortcut pada bawaan windows.

Ciri dari shortcut folder yang dibuat oleh virus yaitu ketika kita menunjuk folder tersebut maka akan muncul link dari shortcut tersebut yaitu ke arah windows/system32.Itulah shortcut yang harus kita hapus.

9. Cara mencari shortcut folder yaitu : Klik tombol Search.

Klik All Files and Folders. Pada bagian All or part of the file name

ketik : *.lnk, pada bagian Look in klik my computer. Anda harus pilih berdasarkan dari ciri-ciri dari shortcut folder yang dibuat oleh virus di atas tadi.

10. Anda bisa menghapus registry yang dibuat oleh virus tadi dengan menggunakan tool HijackThis.

(Bisa download lewat google). Klik Scan system only dan cari di bagian HKCU\…\… database.mdb, HKLM\…\…. yang berkaitan dengan cd windowsXP (saya lupa nama panjangnya, juga untuk yang ini kadang ada kadang juga tidak), juga HKCU\…\…. disableregedit=1.

klik tombol fixed.

11. Sekarang restart komputer anda. Sebenarnya jika kita tidak menghapus registry tadi (langkah 10) tidak masalah, tapi pada waktu restart windows akan muncul 2 kotak dialog yang intinya yang pertama mencari file database.mdb yang kita hapus tadi, yang kedua diminta memasukkan cd windowsxp. klik Ok aja uda ga masalah. Kemudian kemungkinan regedit kita akan didisable oleh virus tadi. Ini juga ga bermasalah jika anda ga sering otak-atik registry windows.

Metode Untuk menangkal virus datang lagi Virus ini bekerja jika kita klik shortcut folder new harry potter, microsoft. Setelah kita klik shortcut folder tersebut maka dia akan mencari file wsript.exe yang letaknya di folder windows folder system32. Dengan aktifnya wscritp.exe maka virus akan mulai menyebar. Jadi kunci agar virus ini aktif adalah pada file wscript.exe.

Untuk itu kita harus mematikan wscript.exe dengan jalan merenamenya. Caranya yaitu :

1. Buka windows explorer, klik menu tool option, folder option, view, klik show hidden files and folders, klik / hapus tanda centang pada Hide extensions for known file types dan juga Hide protected operating system files.Klik OK.

2. Buka folder C:\Windows\system32\dllcache. Folder tersebut adalah kumpulan file-file cadangan dari file-file di folder system32.

Cari file wsript.exe kemudian klik kanan rename misalnya menjadi wscriptx.exe.

Kemudian buka C:\Windows\system32, cari file wsript.exe kemudian klik kanan rename misalnya menjadi wscriptx.exe juga. Insya Allah langkah-langkah di atas bisa membantu anda dalam menghadapi virus ini.

Wassalamu’alaikum wr. wb. (diambil dari cahayainformatika.wordpress.com)

Semoga Bisa Membantu Teman-Teman

Kritik & Saran : null_ic2@yahoo.co.id

so3gihouse.blogspot.com

Pembatasan Download dengan PHP

Pertama adalah file index.php penulis tidak akan menjelaskan script ini, karena cukup familiar.

<?php

echo “<a href=reg.php>Yang sudah Registrasi dan bayar duitnya … :D~~~</a><br><br>
Kalo mau ngetest yang nggak bayar browsernya di clear sessionnya dulu … <br>
<a href=non-reg.php>Tukang download tapi nggak bayar, gw banget :D~~~</a>”;

?>

Kedua adalah file reg.php. Penulis andaikan script ini adalah keadaan ketika user telah teregistrasi dan akan mendownload file yang diinginkan.
Ditampilkan sebuah form berikut security codenya. User dipersilahkan untuk mengisi nama, email dan code yang telah disediakan. Jika syarat telah terpenuhi maka user diperbolehkan untuk melakukan download. Jika tidak user akan diredirect ke halaman redirect.php .

<?php

session_start();

require_once “code.php”;
$codenya = generateCode(6);

$_SESSION['code'] = $codenya;
$_SESSION['download'] = session_id();
$_SESSION['cekdownload'] = $_SESSION['download'];

echo “<br><br><br><table border=0 align=center><form action=cek.php method=post>
<tr><td>Nama</td><td><input type=text name=nama></td></tr>
<tr><td>Email</td><td><input type=text name=email></td></tr>
<tr><td></td><td>$codenya</td></tr>
<tr><td>Codenya</td><td><input type=text name=code></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit name=kirim value=Download!!></td></tr>
</form>
</table>”;

?>

Sedikit penulis jelaskan script diatas. Terdapat suatu fungsi dan satu form.
Fungsi tersebut adalah generateCode()

$codenya = generateCode();

Fungsi ini diambil dari file code.php, isinya adalah sebagai berikut :

<?php

function generateCode() {
$characters = 5;
$possible = ’24107ILMUWEBST’;
$code = ”;
$i = 0;
while ($i < $characters) {
$code .= substr($possible, mt_rand(0, strlen($possible)-1), 1);
$i++;
}
return $code ;
}

?>

Fungsi tersebut hanya melakukan proses randomisasi angka dan huruf. Kemungkinan angka-huruf dan berapa bit yang akan ditampilkan dapat diset sesuai keinginan.
Kalimat intinya adalah :

while ($i < $characters) {
$code .= substr($possible, mt_rand(0, strlen($possible)-1), 1);
$i++;
}

Ini berarti, lakukan proses randomisasi sepanjang n $characters dengan menggunakan variable $possible sebagai kemungkinannya.
Anda dapat menggunakan logika milik anda untuk melakukan proses randomisasi. Ini hanya sebagai contoh proses randomisasi yang nantinya digunakan sebagai security code.

Balik lagi ke halaman reg.php

$_SESSION['code'] = $codenya;
$_SESSION['download'] = session_id();
$_SESSION['cekdownload'] = $_SESSION['download'];

$_SESSION['code'] nantinya digunakan sebagai patokan untuk melakukan pencocokan dengan variable $_POST['code'].
Variable $_POST['code'] sendiri dihasilkan dari text inputan bernama ‘code’ yang dimasukkan oleh user ketika mengisi form inputan.

$_SESSION['download'] di peroleh dari session_id(), disini penulis gunakan ketika user dalam kondisi telah login. Dan nantinya pula akan digunakan untuk memberikan izin hanya user yang telah teregistrasi saja yang dipersilahkan untuk mendownload.

$_SESSION['cekdownload'], penulis gunakan variable session ini untuk penegasan saja.

Kemudian file cek.php berisi :

<?php

session_start();

if (ISSET($_POST['nama']) && ISSET($_POST['email']) && ISSET($_POST['code']))
{

if ( $_SESSION['code'] ==  $_POST['code'])  {  header (“location: download.php/true/$_SESSION[download]“); }
else  { echo “Security Codenya Salah !!”; }

}

?>

script ini berfungsi untuk melakukan filterisasi :

if (ISSET($_POST['nama']) && ISSET($_POST['email']) && ISSET($_POST['code']))

ketika user telah berhasil memasukkan nama, email dan security code

if ( $_SESSION['code'] ==  $_POST['code'])

dan apabila user telah benar mengisi security codenya maka

header (“location: download.php/true/$_SESSION[download]“)

user akan di redirect untuk mendownload filenya.

dan kalimat ini
else  { echo “Security Codenya Salah !!”; }
terjadi karena user salah mengisi codenya.

Kemudian script intinya adalah download.php :

<?php

session_start();

if (ISSET($_SESSION['download'])  && ($_SESSION['download'] == $_SESSION['cekdownload']) )
{

// artibut file
$fileName = ‘sample.zip’;
$mimeType = ‘application/zip’;

if (strpos($_SERVER['HTTP_USER_AGENT'], ‘MSIE 5′) or
strpos($_SERVER['HTTP_USER_AGENT'], ‘Opera 7′)) {
$mimeType = ‘application/x-download’;
}

// file apa yang mau didownload –> untuk browser
header(‘content-disposition: attachment; filename=’ . $fileName);
header(‘content-type: ‘ . $mimeType);
header(‘content-length: ‘ . filesize($fileName));
// Display the file
readfile($fileName);
}

else { header(“location: redirect”); }

?>

Terdapat kalimat seperti ini :
if (ISSET($_SESSION['download'])  && ($_SESSION['download'] == $_SESSION['cekdownload']) )
seperti yang penulis katakan tadi, ini hanyalah penyeleksian saja, sengaja penyeleksian penulis lakukan berulang-ulang karena pada dasarnya script inti ini berada di halaman yang berbeda dengan halaman ketika user baru berhasil login. Sehingga script ini yang menjadi tulang punggung. Tugasnya adalah menipu browser dengan memberikan spesial header. Sehingga walaupun user yang sebelumnya telah melakukan download, dan memberikan link seperti ini :

http://www.victim.com/download.php/true/80261996fc7a35138de58216ac02a78a

kepada temannya untuk mendownload sedangkan user yang telah teregistrasi telah habis masa sessionnya, yang ada hanyalah  user yang belum teregistrasi tersebut diredirect ke halaman yang membuat keadaan menjadi sepi dan dunia semakin fana. :D~~

Di script contoh saya memberikan kalimat seperti ini berada dalam file redirect.php

<?php
echo “<h1><font color=red>Kalo mau Download <br>Bayar Donk … <br>huehuheu :D~~</font></h1>”;
?>

kembali ke script inti tadi, yakni download.php

kalimat ini :

if (strpos($_SERVER['HTTP_USER_AGENT'], ‘MSIE 5′) or
strpos($_SERVER['HTTP_USER_AGENT'], ‘Opera 7′)) {
$mimeType = ‘application/x-download’;
}

Sebetulnya hanya mencegah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh dua browser ketika membaca suatu type file.

Selanjutnya :
header(‘content-disposition: attachment; filename=’ . $fileName);
header(‘content-type: ‘ . $mimeType);
header(‘content-length: ‘ . filesize($fileName));
// Display the file
readfile($fileName);

yang pertama
header(‘content-disposition: attachment; filename=’ . $fileName);

header content-disposition ini memerintahkan browser untuk memperlakukan file yang kita letakkan dalam direktori hosting sebagai sebuah file yang akan didownload.
header content-type, ini sengaja digunakan karena terkadang kedua browser yakni opera dan internet explorer kembali gagal mengenali type file. Perlu diberitahukan berkali kali memang. Bandelll !! :D~~~ huehue . ( Makanya pake mozilla firefox dong :D~)

header(‘content-length: ‘ . filesize($fileName)); kalimat ini berfungsi untuk memberitahukan seberapa besar file yang akan di download, sehingga ketika browser melakukan download sang user bisa melihat dalam progress bar seberapa persen file yang sedang didownload.

Yang terakhir adalah readfile($fileName);, karena header-header sebelumnya telah mengenalkan kepada browser bahwa file ini bertipe zip, memiliki size sekian dan juga telah memberitahukan browser untuk mengenali bahwa file tersebut yang nantinya akan didownload maka readfile sebagai pelengkap untuk membaca file yang akan didownload, secara teknis hanya menampilkan form dialog download.

Tidak ketinggalan penulis pun membuat sebuah file .htaccess untuk melakukan redirect.
Hanya bertugas untuk menyamakan kedudukan http://www.victim.com/redirect.php sama dengan http://www.victim.com/download.php/true/redirect.
Jadi jangan lupa untuk mengaktifkan mod_rewite anda.

Untuk mengaktifkan mod_rewrite, anda bisa mengedit file httpd.conf dengan menghilangkan tanda # pada baris

#LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

sehingga menjadi

LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

Selamat mencoba.
Script lengkapnya dapat anda download disini

http://www.networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/labdownload.zip

Kritik & Saran : null_ic2@yahoo.co.id

Matrik Array Pada VB-6.0

pada sesi ini akan dibahas mengenai Perulangan nilai array, disini saya akan memberikan sedikit tutorial pembuatan array dengan matrik ordo 2×2 :

1. Buatlah sebuah aplikasi baru (File | New Project | Standard EXE)
2. Masukan 3 TextBox, 3 Label, 3 OptionButton, 1 Frame dan 4 CommandButton
3. Gantilah properties masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :Object Properties Value
Form1 Caption Perhitungan Matriks 2 x 2
Frame1 Caption Perhitungan Matriks 2 x 2
Label1 Caption Hasil Perhitungan Matriks
Label2 Caption Matrik 1
Label3 Caption Matrik 2
Text1 Text
MultiLine
ScrollBars
<kosong>
True
2 – Vertical
Text2 Text
MultiLine
ScrollBars
<kosong>
True
2 – Vertical
Text3 Text
MultiLine
ScrollBars
<kosong>
True
2 – Vertical
Command1 Caption Perhitungan
Command2 Caption Input Matrik 1
Command3 Caption Input Matrik 2
Command4 Caption Keluar

Langkah selanjutnya :

Masukan code untuk mendeklarasikan Matrik 1, Matrik 2 dan Matrik Hasil
Private Matrik_1(1, 1) As Double
Private Matrik_2(1, 1) As Double
Private hasil(1, 1) As Double
6. Masukan code untuk prosedur ClearMatrik
Private Sub ClearMatrik()
Dim i As Integer
Dim j As Integer
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
hasil(i, j) = 0
Next j
Next i
End Sub

7. Masukan code untuk prosedur Perkalian
Private Sub PerkalianMatriks()
Dim i As Integer
Dim j As Integer
Dim k As Integer
ClearMatrik ‘Hasil diberi nilai 0
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
hasil(i, j) = 0
For k = 0 To 1
hasil(i, j)=hasil(i, j)+(Matrik_1(i, k)*Matrik_2(k, j))
Next k
Next j
Next i
End Sub
Masukan code untuk prosedur Penambahan
Private Sub PenambahanMatriks ()
Dim i As Integer
Dim j As Integer
Dim k As Integer
ClearMatrik ‘Hasil diberi nilai 0
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
hasil(i, j) = 0
For k = 0 To 1
hasil(i, j)=hasil(i, j)+(Matrik_1(i, k)+Matrik_2(k, j))
Next k
Next j
Next i
End Sub
9. Masukan code untuk prosedur Pengurangan
Private Sub PenguranganMatriks ()
Dim i As Integer
Dim j As Integer
Dim k As Integer
ClearMatrik ‘Hasil diberi nilai 0
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
hasil(i, j) = 0
For k = 0 To 1
hasil(i, j)=hasil(i, j)+(Matrik_1(i, k)-Matrik_2(k, j))
Next k
Next j
Next i
End Sub
10. Memasukan code untuk CommandButton Input Matrik 1
‘Memasukan Matrik ke 1
Dim i As Integer
Dim j As Integer
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
Prompt$ = “Masukan nilai Matriks ke 1″
nilai$ = InputBox(Prompt$, “Proses input matriks ke 1″)
pindahBaris$ = Chr(13) + Chr(10)
Text1.Text = Text1.Text & ” ” & nilai$
Matrik_1(i, j) = nilai$
Next j
Text1.Text = Text1.Text & ” ” & pindahBaris$
Next i
Masukan code untuk CommandButton Input Matrik 2
‘Memasukan Matrik ke 2
Dim i As Integer
Dim j As Integer
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
Prompt$ = “Masukan nilai Matriks ke 2″
nilai$ = InputBox(Prompt$, “Proses input matriks ke 2″)
pindahBaris$ = Chr(13) + Chr(10)
Text2.Text = Text2.Text & ” ” & nilai$
Matrik_2(i, j) = nilai$
Next j
Text2.Text = Text2.Text & ” ” & pindahBaris
Next i
12. Masukan code untuk CommandButton Proses
If Option1.Value = True Then
PerkalianMatriks
ElseIf Option3.Value = True Then
PenambahanMatriks
Else
PenguranganMatriks
End If
TampilHasil
13. Masukan code untuk Keluar prosedur Pengurangan
Private Sub TampilHasil()
Dim i As Integer
Dim j As Integer
For i = 0 To 1
For j = 0 To 1
Text3.Text = Text3.Text & ” ” & hasil(i, j)
Next j
pindahBaris$ = Chr(13) + Chr(10)
Text3.Text = Text3.Text + pindahBaris$
Next i
End Sub
14. Masukan code untuk CommandButton
Unload Me

ADAPUN TUTORIAL LAIN di :

http://pdfdatabase.com/index.php?q=matrik+pada+vb+6+0

Code diatas,,,pasti ada yang kurang jadi saya minta maaf apabila da kekurangan dalam code yg ada diatas tersebut.

Saran & Kritik : so3gihouse.blogspot.com

null_ic2@yahoo.co.id

Semoga Bisa Membantu Temen-temen.


Membuat Kalkulator berbasis PHP

Pertama buat file index.html<html>
<head>
<title>Kalkulator online created by Ivan wen piao</title>
</head>
<body>
<form name=”form1″ method=”post” action=”hitung.php”>
<p>Operator matematika </p>
<p>
<input name=”angka” type=”text” id=”angka”>
<select name=”operator” id=”operator”>
<option>+</option>
<option>-</option>
<option>*</option>
<option>/</option>
</select>
<input name=”angka2″ type=”text” id=”angka2″>
<input type=”submit” name=”Submit” value=”Hitung”>
</p>
</form>
<form name=”form2″ method=”post” action=”hitung2.php”>
<p>Konstanta matematika </p>
<p>
<input name=”angka” type=”text” id=”angka”>
<select name=”operator” id=”operator”>
<option>abs</option>
<option>floor</option>
<option>round</option>
<option>decbin</option>
<option>bindec</option>
<option>decoct</option>
<option>octdec</option>
<option>dechex</option>
<option>hexdec</option>
<option>sin</option>
<option>cos</option>
<option>tan</option>
<option>log</option>
<option>sqrt</option>
</select>
<input type=”submit” name=”Submit” value=”Hitung”>
</p>
<p>Keterangan :</p>
<table width=”100%” border=”0″>
<tr>
<td>+</td>
<td>=</td>
<td>Tambah.</td>
</tr>
<tr>
<td>-</td>
<td>=</td>
<td>Kurang.</td>
</tr>
<tr>
<td>*</td>
<td>=</td>
<td>Kali.</td>
</tr>
<tr>
<td>/</td>
<td>=</td>
<td>Bagi.</td>
</tr>
<tr>
<td width=”4%”>abs</td>
<td width=”2%”>=</td>
<td width=”94%”>Mencari nilai absolut .</td>
</tr>
<tr>
<td>floor</td>
<td>=</td>
<td>Pembulatan nilai. </td>
</tr>
<tr>
<td>round</td>
<td>=</td>
<p>
<input name=”angka” type=”text” id=”angka”>
<select name=”operator” id=”operator”>
<option>abs</option>
<option>floor</option>
<option>round</option>
<option>decbin</option>
<option>bindec</option>
<option>decoct</option>
<option>octdec</option>
<option>dechex</option>
<option>hexdec</option>
<option>sin</option>
<option>cos</option>
<option>tan</option>
<option>log</option>
<option>sqrt</option>
</select>
<input type=”submit” name=”Submit” value=”Hitung”>
</p>
<p>Keterangan :</p>
<table width=”100%” border=”0″>
<tr>
<td>+</td>
<td>=</td>
<td>Tambah.</td>
</tr>
<tr>
<td>-</td>
<td>=</td>
<td>Kurang.</td>
</tr>
<tr>
<td>*</td>
<td>=</td>
<td>Kali.</td>
</tr>
<tr>
<td>/</td>
<td>=</td>
<td>Bagi.</td>
</tr>
<tr>
<td width=”4%”>abs</td>
<td width=”2%”>=</td>
<td width=”94%”>Mencari nilai absolut .</td>
</tr>
<tr>
<td>floor</td>
<td>=</td>
<td>Pembulatan nilai. </td>
</tr>
<tr>
<td>round</td>
<td>=</td>
<td>Membulatkan angka di belakang koma. </td>
</tr>
<tr>
<td>decbin</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan biner. </td>
</tr>
<tr>
<td>bindec</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan desimal. (kebalikan dari decbin) </td>
</tr>
<tr>
<td>decoct</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan oktal. </td>
</tr>
<tr>
<td>octdec</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan desimal (kebalikan dari decoct) </td>
</tr>
<tr>
<td>dechex</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan Hexadesimal. </td>
</tr>
<tr>
<td>hexdec</td>
<td>=</td>
<td>Mengkonversi menjadi bilangan desimal (kebalikan dari dechex). </td>
</tr>
<tr>
<td>sin</td>
<td>=</td>
<td>sine</td>
</tr>
<tr>
<td>cos</td>
<td>=</td>
<td>cosine</td>
</tr>
<tr>
<td>tan</td>
<td>=</td>
<td>tangent</td>
</tr>
<tr>
<td>log</td>
<td>=</td>
<td>log</td>
</tr>
<tr>
<td>sqrt</td>
<td>=</td>
<td>akar</td>
</tr>
</table>
</form>
<p>&nbsp;</p>
</body>
</html>

//////////////////////////////

kemudian buat file hitung.php

<?php
$angka = $_POST['angka'];
$angka2 = $_POST['angka2'];
$operator = $_POST['operator'];
if ($operator == ‘+’)
{
$hasil = $angka+$angka2;
}
if ($operator == ‘-’)
{
$hasil = $angka-$angka2;
}
if ($operator == ‘*’)
{
$hasil = $angka*$angka2;
}
if ($operator == ‘/’)
{
$hasil = $angka/$angka2;
}
print “$hasil”;
?>

/////////////////

dan yang terakhir buat file hitung2.php

<?php
$angka = $_POST['angka'];
$operator = $_POST['operator'];
if ($operator == ‘abs’)
{
$hasil = abs($angka);
}
if ($operator == ‘floor’)
{
$hasil = floor($angka);
}
if ($operator == ’round’)
{
$hasil = round($angka);
}
if ($operator == ‘decbin’)
{
$hasil = decbin($angka);
}
if ($operator == ‘bindec’)
{
$hasil = bindec($angka);
}
if ($operator == ‘decoct’)
{
$hasil = octdec($angka);
}
if ($operator == ‘octdec’)
{
$hasil = octdec($angka);
}
if ($operator == ‘dechex’)
{
$hasil = dechex($angka);
}
if ($operator == ‘hexdec’)
{
$hasil = hexdec($angka);
}
if ($operator == ‘sin’)
{
$hasil = sin($angka);
}
if ($operator == ‘cos’)
{
$hasil = cos($angka);
}
if ($operator == ‘tan’)
{
$hasil = tan($angka);
}
if ($operator == ‘log’)
{
$hasil = log($angka);
}
if ($operator == ‘sqrt’)
{
$hasil = sqrt($angka);
}
print “$hasil”;
?>

//////////////////////////

Jadi dech\,,,

semoga bisa membantu….

Kritik dan Saran : null_ic2@yahoo.co.id

www. so3gihouse.blogspot.com

Terima Kasih….

Konfigurasi Gammu pada windows dengan memakai SE G502

Saya memakai gammu win32,,,

cara 1:

pilih koneksi (pada kasus saat ini saya memakai koneksi bluetooth)

taruh folder win32 pada C:/

-kemudian jalankan cmd.exe

-sebelumnya konekan terlebih dahulu koneksi bluetoothnya pada PC/laptop masing-masing

-apabila sudah konek, cek pada bluetooth anda HP terkoneksi dengan port berapa, kemudian setting file yang ada

di folder win32 yaitu gammurc–>buka di notepad/wordpad sbb:[gammu]

port = com13: –> sesuaikan dengan port yg terkoneksi dengan Hp kalian masing2
#model = 6080
connection = at115200
#synchronizetime = yes
#logfile = gammulog
#logformat = textall
#use_locking = yes
#gammuloc = locfile
#startinfo = yes
#gammucoding = utf8
#rsslevel = teststable
#usephonedb = yes

apabila sudah cek di cmd.exe

ketik –> gammu –identify

apabila berhasil Imei Hp anda akan terdeteksi….

-kemudian yg terakhir pada sesi ini adalah silahkan ekstrak Sql pada win32 ke mysql anda

Semoga Membantu

Saran & Kritik : null_ic2@yahoo.co.id

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.